stok foto
- Karena krisis Corona, banyak operasi yang ditunda. Menurut FAZ, jumlah pasien gawat darurat juga mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
- Kemungkinan alasannya: Bekerja dari rumah mengurangi tingkat stres dan mengurangi terjadinya keadaan darurat seperti serangan jantung.
- Situasi kini sudah normal. Prosedur-prosedur yang tidak mendesak semakin banyak dilakukan lagi.
Karena krisis Corona, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit Jerman jauh lebih sedikit dari biasanya. Seperti yang dilaporkan FAZ, evaluasi yang belum dipublikasikan terhadap perusahaan asuransi kesehatan umum setempat (JIKA BENAR) pengurangan rawat inap di rumah sakit sebesar 39 persen pada bulan Maret dan April dibandingkan tahun sebelumnya. Kajian Badan Usaha Asuransi Kesehatan (BKK) juga memberikan gambaran serupa: terjadi penurunan hingga 50 persen dibandingkan minggu-minggu sebelum pandemi merebak.
Untuk memberi ruang bagi penderita Covid-19 dengan perjalanan penyakit yang parah, rumah sakit telah menunda sejumlah rencana operasi. Studi baru juga menunjukkan penurunan jumlah keadaan darurat yang diterima. Di antara mereka yang diasuransikan oleh AOK, dibandingkan 4.600 pasien serangan jantung pada bulan Maret dan April 2019, hanya 3.200 yang dirawat pada tahun ini. Hal ini setara dengan penurunan sebesar 31 persen. Terdapat 5.000 pasien stroke dibandingkan 6.200 pada tahun sebelumnya. Pengurangan sebesar 18 persen.
Menurut AOK Scientific Institute (Wido), alasan penurunan tajam pasien gawat darurat belum sepenuhnya jelas. “Dapat dibayangkan, misalnya, tingkat stres secara umum dapat dikurangi dengan bekerja di rumah dan bekerja dalam waktu singkat, atau serangan jantung dapat dikurangi dengan stres fisik yang ekstrem saat berolahraga,” kata direktur pelaksana Wido, Jürgen Klauber di FAZ.
Namun, ia juga meyakini ada kemungkinan pasien menghindari rumah sakit karena takut tertular corona. Atau klinik menolak pasien atas inisiatif mereka sendiri. Menurut Klauber, insentif untuk hal ini bisa berupa tarif tetap harian sebesar 560 euro untuk tempat tidur rumah sakit gratis.
Situasi kembali normal
Jumlah kasus perawatan di rumah sakit Jerman kini perlahan kembali meningkat, terutama untuk operasi elektif yang tidak mendesak, seperti pemasangan sendi panggul buatan. Setelah titik terendah pada pekan tanggal 6 hingga 10 April, jumlah prosedur meningkat lagi. “Masih belum jelas apakah dan kapan jumlah kasus sebelum pandemi virus corona akan tercapai lagi,” kata Klauber.
Antara tanggal 16 Maret dan 5 April, jumlah rawat inap di rumah sakit di antara tertanggung AOK berkurang sebanyak 157.000 dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penyakit kardiovaskular turun 42 persen, dan masalah tulang belakang atau persendian turun 65 persen.
Baca juga
“Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa para dokter bertindak sangat rasional selama fase lockdown,” kata Klauber kepada FAZ. Operasi yang tidak bisa ditunda, seperti pengangkatan tumor berbahaya. Antara lain, jumlah usus buntu yang tidak meradang yang diangkat serta rekonstruksi payudara dan operasi kanker menurun. Namun, intervensi awal untuk mengangkat tumor lebih umum dilakukan.
Belum diketahui secara pasti bagaimana pandemi corona akan berdampak pada klinik secara finansial. Perkiraan pertama akan tersedia pada bulan Agustus. Angka-angka setengah tahunan kemudian tersedia bagi perusahaan asuransi kesehatan.