Vladimir Putin
GettyImages

Saat ini, apa yang disebut “Jurnarmiya” – “Tentara Muda” – berkumpul di Moskow di taman budaya dan rekreasi “Patriot”. Organisasi pemuda militer-patriotik ini didirikan pada tahun 2016 oleh Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigi untuk melatih pemuda Rusia berusia antara sebelas dan 18 tahun untuk menjadi pengemudi tank, pasukan terjun payung, dan pilot muda.

Di “Tentara Muda” kaum muda belajar menembak dan berbaris. Mereka juga diajarkan tentang topik-topik seperti perlindungan lingkungan dan sejarah regional. Karena subsidi pemerintah yang sangat besar, personel organisasi pemuda yang terorganisir kini ada di 85 wilayah di negara ini.

Militer Rusia menerima dukungan yang semakin besar

“Tentara Muda” dan kakaknya – tentara Rusia – mendapat manfaat dari meningkatnya dukungan di kalangan penduduk Rusia. Seperti yang dilaporkan ZDFmenurut lembaga jajak pendapat Rusia Levada Center, sekitar 58 persen orang Rusia mendukung wajib militer.

Sekitar 190.000 anak muda Rusia sudah menjadi anggota “Yunarmiya”. Mereka secara teratur menerima penghargaan dan sertifikat serta menulis esai dengan judul seperti “Bagaimana Anda bisa membedakan kebenaran dari kebohongan?” dan “Di mana rumah itu dimulai?”

Kritikus melihat “Yurnamija” sebagai taktik pengalih perhatian

Namun, para kritikus melihat “Tentara Muda” lebih dari sekedar organisasi pendidikan generasi muda. Mereka menuduh Kremlin menggunakan Yurnamiya untuk mengalihkan perhatian dari protes oposisi seputar politisi terkemuka Alexei Navalny.

Salah satu kritikusnya adalah filsuf dan jurnalis Maxim Goryunov. Ia melihat “Tentara Muda” sebagai salinan organisasi patriotik dari era Soviet. Protes seputar Navalny mengejutkan pemerintah Rusia dan memaksanya mencari topik yang dapat menarik perhatian generasi muda ke Kremlin.

LIHAT JUGA: Putin Gunakan Cara Aneh untuk Amankan Kekuasaan Rusia

Valentina Melnikova dari “Komite Ibu-Ibu Prajurit” juga merasa teringat akan masa lalu. Seperti yang dilaporkan SpiegelMelnikova melihat dalam “Jurnimiya” sebuah “militerisasi anak-anak seperti di masa Soviet.”

HK Prize