Menteri Ekonomi Prancis Emmanuel Macron menghadiri upacara kapal pesiar MSC Meraviglia di galangan kapal STX Les Chantiers de l’Atlantique di Saint-Nazaire, Prancis, 1 Februari 2016.
REUTERS/Stephane Mahe

Dalam jajak pendapat Opinionway yang diterbitkan pada hari Senin, ia semakin memperlebar jaraknya dengan kandidat Front Nasional yang berhaluan ekstremis sayap kanan, Marine Le Pen, untuk pemilu kedua. Partai ini masih memimpin dalam pemungutan suara putaran pertama pada 23 April. Namun di sini juga, Macron naik dua poin. Macron kemungkinan besar tidak akan menghadapi persaingan apa pun dari sayap kiri, karena sosialis Benoit Hamon dan kandidat independen Jean-Luc Melenchon tidak dapat menyetujui aliansi. Investor menyambut angka baru ini dengan lega dan kembali menimbun obligasi pemerintah Perancis. Imbal hasil (yield) saham-saham bertenor 10-tahun, yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir karena ketidakpastian hasil pemilu, turun ke level terendah dalam lima minggu di 0,877 persen.

Menurut jajak pendapat terbaru, Le Pen memimpin putaran pertama dengan selisih 26 persen berbanding 24 persen atas Macron, yang meningkat empat poin dalam seminggu. Pada pemungutan suara putaran kedua pada 7 Mei, Macron jelas akan terpilih sebagai presiden dengan selisih 62 persen berbanding 38 persen. Mantan Menteri Perekonomian ini juga mendapatkan hasil yang lebih baik pada pemungutan suara putaran kedua selama seminggu ini. Rabu lalu, politisi borjuis Francois Bayrou menyatakan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri lagi dan mengusulkan aliansi dengan Macron, yang langsung dia terima. Itu seharusnya bisa meningkatkan peluangnya.

Selain itu, saingannya yang konservatif, Francois Fillon, yang hingga akhir Januari merupakan favorit untuk menggantikan Francois Hollande, masih berjuang dengan hubungan kerja yang palsu. Kantor kejaksaan negara menunjuk seorang hakim pada hari Jumat untuk melanjutkan penyelidikan. Fillon dituduh mempekerjakan istrinya Penelope sebagai asisten dan mengumpulkan ratusan ribu euro dari kas negara. Mantan perdana menteri menolak tuduhan tersebut. Menurut jajak pendapat terbaru, Fillon tidak akan mencapai garis finis. Saat ini berada pada angka 21 persen. Namun, ia juga jelas akan mengalahkan Le Pen pada putaran kedua pemungutan suara, menurut jajak pendapat terbaru, dengan perolehan suara 58 persen berbanding 42 persen.

Reuters

uni togel