- Serbia adalah negara pertama di Eropa yang membeli drone tempur dari Tiongkok.
- Majalah militer Amerika “The Stars and Stripes” menganggapnya sebagai “penyerbuan paling signifikan Tiongkok ke benua di mana militer secara tradisional bergantung pada produsen senjata Amerika dan Eropa.”
- Tiongkok melengkapi persenjataan global dengan sistem tempur tak berawak yang murah namun efektif.
- Anda dapat menemukan lebih banyak artikel dari Business Insider di sini
Drone tempur Tiongkok sedang dalam perjalanan ke Eropa. Tentu saja, meski mereka tidak melakukan serangan, drone tersebut dapat meningkatkan risiko keamanan di Eropa. Menurut pemberitaan media di AS, pengiriman pertama peralatan militer ini dari Tiongkok ke negara Eropa sudah dekat. Serbia akan menerima sembilan drone Chengdu Pterodactyl-1 (Wing Loong).
Pengiriman tersebut menunjukkan semakin besarnya kehadiran Tiongkok di Eropa. Hal ini juga dipandang sebagai keprihatinan di Amerika, karena pemerintah dan angkatan bersenjata di Eropa sejauh ini hanya mengandalkan senjata Amerika dan Eropa. Ada juga kekhawatiran bahwa lebih banyak negara akan memperoleh senjata untuk perang tak berawak.
Serbia mengharapkan pengiriman pertama dari Tiongkok dalam enam bulan ke depan. Pemesanan lanjutan sebanyak 15 drone lagi mungkin dilakukan, lapor The Stars and Stripes, mengutip media dan pejabat Serbia. Majalah militer Amerika menganggapnya sebagai “serangan paling signifikan yang dilakukan Beijing ke daratan, di mana angkatan bersenjata secara tradisional bergantung pada produsen senjata Amerika dan Eropa.”
Menurut laporan di Defense News, Serbia pertama kali menyatakan minatnya terhadap drone Tiongkok pada tahun lalu. Serbia ingin membeli senjata dan peralatan dari beberapa negara, termasuk Tiongkok.
“(Pembelian) ini akan sangat memperkuat tentara Serbia, yang akan memperoleh kemampuan yang belum pernah dimiliki sebelumnya,” kata Menteri Pertahanan Serbia Aleksander Vulin kepada media pemerintah, Stars and Stripes melaporkan. Seorang pakar militer di Beograd mengatakan Tiongkok memiliki drone yang sangat bagus. Tiongkok “jelas meniru beberapa sistem Amerika.” Drone Tiongkok “sangat efektif dan sangat murah.”
Drone tempur Wing Loong terlihat sangat mirip dengan drone MQ-1 Predator dan MQ-9 Reaper milik militer AS. Mereka dijual dan kadang-kadang bahkan digunakan di berbagai negara di Timur Tengah dan sebagian Asia Tengah dan Selatan.
Banyak negara yang tidak bisa mendapatkan teknologi dari AS karena pembatasan ekspor AS kini membeli drone Tiongkok. Tiongkok telah menjual drone di Timur Tengah, termasuk tidak hanya Wing Loong, tetapi juga model lain seperti seri Caihong (Rainbow), yang oleh pabrikan digambarkan sebagai “drone militer paling populer di dunia.”
Ekspor sistem tak berawak memperkuat posisi Tiongkok di pasar pertahanan internasional dan membuka pintu untuk menjalin kesepakatan dengan sistem lain.